JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenang almarhum Salahuddin Wahid atau Gus Sholah sebagai seorang cendekiawan muslim yang menjadi panutan masyarakat Indonesia. Sehingga, dirinya amat berduka ketika mengetahui almarhum harus pergi menghadap sang Khalik pada Minggu 2 Februari 2020 sekira pukul 20.59 WIB.
"Beliau adalah cendekiawan muslim yang menjadi panutan kita bersama, dan baru saja kita semuanya masyarakat Indonesia sangat kehilangan atas pulangnya beliau ke Rahmatullah. Semoga segala amal baik Gus Solah diterima di sisi Allah SWT. Khusnul khotimah dan yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran," kata Jokowi di rumah duka, Mampang, Jakarta Selatan, Senin (3/2/2020).
Baca Juga: Presiden Jokowi Melayat ke Rumah Duka Gus Solah
Ia mengaku banyak mendapat titipan pesan dari almarhum berkunjung ke Istana Negara beberapa waktu lalu.
"Terakhir saya bertemu beliau di Istana. Intinya beliau banyak menyampaikan mengenai keislaman ke Indonesiaan. Saya kira hal yang terkait dengan Islam dan kebangsaan yang disampaikan beliau kepada saya. Banyak titipan kepada kita, tetapi saya kira tidak perlu saya sampaikan di sini," ujarnya.
Sebagaimana diketahui, Gus Sholah meninggal di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta Barat pada Minggu 2 Februari 2020 sekira pukul 20.59 WIB.
Rencananya jenazah akan diterbangkan ke Jombang, Jawa Timur besok pagi, Senin 3 Februari 2020 melalui Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Gus Sholah akan dimakamkan di Kompleks Pondok Pesantren Tebuireng.
(Edi Hidayat)