Mengenal Bela Diri Tradisional Indonesia, Ada yang Sudah Mendunia

Alifa Muthia Diningtyas, Jurnalis
Rabu 05 Februari 2020 10:50 WIB
Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)
Share :

5. Perisai Diri

Perisai Diri didirikan pada 2 Juli 1955 di Surabaya oleh RM Soebandiman Dirdjoatmodjo, putra bangsawan Keraton Paku Alam.

Teknik silat yang ada pada Perisai Diri mengandung 156 aliran silat dari berbagai daerah di Indonesia serta aliran Shaolin dari Tiongkok. Para pesilat akan diajarkan teknik bela diri yang efektif dengan tangan kosong maupun senjata.

Perisai Diri telah diakui dan secara resmi merupakan salh satu anggota dari Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).

Perisai Diri juga mendapatkan predikat Perguruan Historis karena merupakan salah satu dari bela diri yang berperan besar dalam sejarah perkembangan IPSI.

6. Kuntau

Kuntao atau Kuntau merupakan seni bela diri yang diciptakan oleh komunitas Tionghoa di Asia Tenggara, khususnya Kepulauan Melayu. Secara harfiah berarti ‘jalan kepalan’ atau ada juga yang menerjemahkan sebagai ‘seni pertempuran’.

Kuntau dibawa oleh pedagang, buruh dan pemukim lainnya dari Cina selatan serta dipraktikkan di Malaysia (khususnya Kalimantan), Indonesia, Singapura, dan Filipina.

Kuntau selalu menjadikan senjata lokal sebagai senjata andalan. Seni bela diri ini juga terlihat eksplosif dan agresif layaknya seni bela diri lainnya. Sebenarnya Kuntau mempunyai filosofis "menunggu" atau reaksi saja, karena bagi pesilat Kuntau hanya untuk membela diri serta menjaga keselatan diri semata.

Sayangnya, seni bela diri Kuntau hanya dikenal luas selama abad ke-20.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya