CIREBON - Banjir yang menerjang wilayah Desa Susukan, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Kamis (6/2/2020) dini hari, merendam sejumlah sekolah.
Dua diantaranya adalah SD Negeri (SDN) 2 Susukan dan SDN 1 Susukan. Akibatnya ratusan siswa di sekolah tersebut terpaksa diliburkan.
Kepala Sekolah SDN 2 Susukan, Tohib mengatakan, ketinggian air yang merendam SDN 2 Susukan dan SDN 1 Susukan mencapai satu meter.
Sejumlah alat kantor dan dokumen penting lainnya rusak karena terkena air. Tohib saat ini hanya bisa pasrah melihat sekolahnya terendam. Ia mengaku ada sebagian buku yang masih bisa diselamatkan.
Baca Juga: Sungai Wuangan Ayam Meluap, Ratusan Rumah di Cirebon Terendam Banjir
Tohib menjelaskan, banjir tersebut terjadi akibat meluapnya air sungai di sekitar Desa Susukan. Debit air sungai itu meningkat menyusul hujan deras yang mengguyur daerah Cirebon sejak Rabu sore kemarin.
"Ini dari hujan tadi sore. Pas malam puncaknya. Ketinggian mencapai satu setengah meter. Sekarang mulai turun. Karena situasinya seperti ini siswa terpaksa kami liburkan," kata Tohib kepada Okezone, Kamis (6/2/2020) siang.
Disebutkan Tohib, tembok di SDN 2 Susukan mengalami retak akibat terendam banjir. Sedangkan di SDN 1 Susukan, pagar depannya roboh karena tidak kuat menahan arus air saat banjir menerjang.
Masih dikatakan Tohib, jika banjir sudah surut maka besok siswa di sekolahnya bisa masuk kembali. Tohib mengaku masih khawatir kalau bangunan sekolahnya akan mengalami kerusakan. Pasalnya, arus banjir yang menerjang Desa Susukan sangat deras.
"Ada bagian tembok yang rusak. Sekolah sebelah pagarnya roboh. Di samping sekolah itu ada sawah dan masih terendam. Airnya masih tinggi. Takut saja kalau tiba-tiba tembok rusak, karena tidak kuat menahan air dari sawah itu," ucap Tohib.
(Khafid Mardiyansyah)