Sementara itu, salah satu pengungsi, Rukoyah (55) mengungkapkan, sejumlah benda bergarga miliknya hanyut terbawa air. Bahkan benda-benda elektronik miliknya ada yang rusak.
Rukoyah berujar bahwa sungai Wuangan Ayam mulai meluap sejak Rabu kemarin sekira pukul 18.00 WIB. Dia menyebut, ketinggian air yang merendam rumahnya mencapai 1,5 meter. Rukoyah berharap agar banjir segera surut, sehingga ia bisa kembali ke rumahnya.
"Saya masih khawatir kalau hujan deras. Takut banjir lagi. Soalnya airnya tinggi, " tutur Rukoyah.
Seperti diberitakan sebelumnya, Desa Bojong Kulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat terendam banjir sejak Rabu 5 Februari 2020 malam. Ketinggian air sendiri berkisar antara 1 meter hingga 1,5 meter.
(Rizka Diputra)