Ngabalin Sebut Pemerintah Perlu Waktu untuk Putuskan Nasib WNI Eks ISIS

Puteranegara Batubara, Jurnalis
Minggu 09 Februari 2020 17:21 WIB
Ilustrasi Terorisme (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Pemerintah Indonesia perlu waktu untuk melakukan pertimbangan dan pengkajian terkait dengan wacana pemulangan 600 warga negara Indonesia (WNI) eks anggota kelompok Islamic State Iraq Suriah (ISIS) dari Timur Tengah ke Tanah Air.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin mengungkapkan, berdasarkan keterangan dari BNPT, untuk seorang anak-anak saja dibutuhkan waktu tiga tahun lebih untuk memulihkan idiologinya yang telah terpapar.

"Anak-anak saja saya kasih tahu, menurut keterangan BNPT, itu membutuhkan waktu 3 tahun 8 bulan untuk memulihkan kembali mereka. Menghidupkan kembali ideologi Pancasila, bisa menyanyikan kembali lagu Indonesia itu membutuhkan 3 tahun 8 bulan," kata Ngabalin dalam sebuah diskusi bertajuk 'Menimbang Kombatan ISIS Pulang' di Upnormal Coffe, Jakarta Pusat, Minggu (9/2/2020).

Baca Juga: Komisi III DPR Dukung Jokowi Tolak Pulangkan WNI Eks ISIS

Menurut Ngabalin, pemulihan pandangan itupun akan lebih sulit menyasar pada orang dewasa. Apalagi, kata dia, apabila seseorang sudah menggunakan aqidah untuk menentukan bergabung pada ISIS.

"Apalagi ini menyangkut ideologi, menyangkut aqidah," ujar Ngabalin.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya