Pohon Keramat Berusia 500 Tahun di Pura Puseh Tumbang

Agregasi Balipost.com, Jurnalis
Selasa 11 Februari 2020 15:37 WIB
Foto Istimewa
Share :

SINGARAJA - Pohon besar yang berusia tua tumbang akibat hujan deras, di area Pura Puseh Desa Adat Bengkala, Kecamatan Kubutambahan, Senin 10 Februari 2020. Tumbangnya pohon tersebut diduga karena sudah lapuk.

Salah seorang warga, I Nyoman Kistama menuturkan, pohon tersebut tumbang sekira pukul 17.00 Wita. Kejadian ini berawal dahan pohon yang sudah lapuk patah akibat diguyur hujan deras. Patahan kayu itu menimpa palinggih Ratu Dewi Danu di mandala utama hingga rusak berat.

Lalu tidak berselang lama, batang bawah pohon itu ikut tumbang. Kali ini, pohon dengan diameter sekitar 1,2 meter itu tumbang hingga menutup akses jalan di desa setempat. Bahkan, pohon setinggi belasan meter itu menimpa tembok pagar rumah Nyoman Alit yang dalam kondisi kosong.

“Pertama bagian dahan patah, dan diikuti bagian batang bawahnya juga patah, kemungkinan karena batangnya lapuk, apalagi hujan deras, sehingga pohonnya tidak kuat menyangga,” kata Kristama.

 

Sementara itu, Prajuru Desa Adat Bengkala, Ketut Darpa mengatakan, pohon itu diperkirakan telah berumur sekitar 500 tahun. Karena tumbuh di areal pura, warga pun mempercayai pohon itu keramat.

Diduga karena kondisi batang lapuk, pohon itu tumbang. Akibat kejadian ini, dia memperkirakan kerusakan pelinggih dan penyengker pura mencapai Rp150 juta.

Lalu, Kepala Pelaksana BPBD Buleleng I.B Suadnyana mengatakan, hujan deras menyebabkan pohon tumbang di dua lokasi. Selain di Bengkala, Pohon di Jalan Pantai Lingga, Kelurahan Banyuasri juga dilaporkan tumbang. Pohon tumbang itu telah dievakuasi dengan menerjunkan personel TRC BPBD Buleleng.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya