Sementara itu, Prajuru Desa Adat Bengkala, Ketut Darpa mengatakan, pohon itu diperkirakan telah berumur sekitar 500 tahun. Karena tumbuh di areal pura, warga pun mempercayai pohon itu keramat.
Diduga karena kondisi batang lapuk, pohon itu tumbang. Akibat kejadian ini, dia memperkirakan kerusakan pelinggih dan penyengker pura mencapai Rp150 juta.
Lalu, Kepala Pelaksana BPBD Buleleng I.B Suadnyana mengatakan, hujan deras menyebabkan pohon tumbang di dua lokasi. Selain di Bengkala, Pohon di Jalan Pantai Lingga, Kelurahan Banyuasri juga dilaporkan tumbang. Pohon tumbang itu telah dievakuasi dengan menerjunkan personel TRC BPBD Buleleng.
(Awaludin)