Sementara di Wuryorejo, Wonogiri, sebagian tanah milik Perhutani longsor menutupi badan Jalan Lingkar Kota (JLK). Longsor dan pohon tumbang juga terjadi di Dusun Susukan, Desa Pare.
Tanah longsor tersebut mengancam bangunan rumah milik Waris, warga RT 03 RW 06. Kini pemilik rumah diungsikan ke tempat tinggal sanak saudaranya.
Sementara itu pohon tumbang menimpa kamar mandi dan sumur milik Warijo, warga RT 03 RW 06 Wuryorejo.
Tanah longsor di Desa Plosorejo, Kismantoro, juga terjadi pada Minggu 16 Februari 2020, sekira pukul 19.00 WIB. Longsor ini menimpa rumah milik Bejo, warga Dusun Ngrandu, RT 01 RW 04, hingga roboh.
Tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut, tetapi kerugian materiil diprediksi mencapai Rp40 juta. "Penghuni saat ini diungsikan ke rumah saudara untuk antisipasi longsor susulan," terang dia.
(Hantoro)