Pra Munas NU di Bogor Akan Dihadiri 200 Ulama, Ini Agendanya

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis
Jum'at 28 Februari 2020 14:03 WIB
KH Tubagus Asep Zulfiqor (Okezone.com/Putra)
Share :

Kesebelas poin itu adalah pembahasan hukum gelatin, hukum daging berbasis sel, gugatan atas kebijakan pemerintah yang merugikan, hukum ekspor benih lobster, moderatisme NU dalam berpolitik, metode istinbath maqoshidi, konsep pemanfaatan SDA yang berkelanjutan, telaah UU Nomor 1 Tahun 1965 tentang penodaan agama, RUU pengawasan obat dan makanan, BPJS dan politik anggaran untuk rakyat miskin, serta RUU cipta kerja (Omnibus Law).

"Contohnya ada yang terkait daging berbasis sel di Eropa dan Amerika. Dari sini kemudian melahirkan pertanyaan fikih terutama menyangkut kehalalannya, karena faktanya para fuqaha terdahulu yang menjadi rujukan kita belum menyinggung soal daging berbasis sel di dalam kitab-kitab mereka," jelasnya.

 

Sementara itu, terkait ditunjuknya Kota Bogor dan Pondok Pesantren Al Falakiyah Pagentongan sebagai tempat Bahtul Masail atau Pra Munas, tambah Tubagus Asep, secara historis memiliki kaitan dengan keberadaan NU Kota Bogor yang diperkenalkan oleh KH Tubagus Muhammad Falak bin Abbas.

"Ini juga rangkaian Muktamar NU pada tanggal 22 sampai 27 Oktober 2020 di Lampung," tutup Tubagus Asep.

(Salman Mardira)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya