BENGKULU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu menyatakan tidak ada laporan kerusakan terkait gempa tektonik dengan magnitudo 5,3 yang mengguncang Kabupaten Bengkulu Selatan sekira pukul 21.01 WIB, Jumat (28/2/2020).
Kasubid Tanggap Darurat BPBD Provinsi Bengkulu Cevy Afandi mengatakan pihaknya belum menerima laporan terkait dampak guncangan gempa di Bengkulu Selatan.
Baik itu dampak yang menyebabkan kerusakan bangunan rumah, sarana pendidikan, kesehatan, ibadah, maupun sarana dan prasarana pemerintah lainnya.
''Belum ada laporan kerusakan,'' katanya saat dikonfirmasi Okezone, Jumat (28/2/2020) malam.
Ia menjelaskan, gempa yang dirasakan tujuh daerah di provinsi berjuluk ''Bumi Rafflesia'' dan Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan, tersebut tidak membuat masyarakat mengungsi. Sebab, getaran gempa hanya dirasakan sesaat.
Masyarakat pun diimbau tetap tenang dan tak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
''Tidak ada yang mengungsi. Masyarakat sudah beraktivitas seperti biasa,'' jelasnya.
(Hantoro)