Ia menjelaskan bahwa mereka menolak dievakuasi karena memilih melanjutkan pekerjaan mereka di kapal tersebut. Sehingga, WNI yang dipastikan pulang berjumlah 68 WNI dari total 70 WNI yang sehat.
Sedangkan 8 WNI lainnya yang dinyatakan positif virus korona hingga saat ini masih tersebar di berbagai rumah sakit di Jepang untuk mendapatkan perawatan intensif.
Tim evakuasi berangkat pada Jumat pukul 16.00 WIB, dan tiba esok hari di Haneda Airport pukul 01.00 waktu setempat. Tim beserta WNI yang berhasil dievakuasi akan kembali ke Tanah Air pada Minggu 1 Maret 2020 tengah malam.
Kapal Diamond Princess dijalankan perusahaan Princess Cruises, yang berbasis di Amerika Serikat membawa 3.711 orang, terdiri dari 2.666 penumpang dan 1.405 kru yang berasal dari 56 negara. Di antara ribuan kru tersebut, 78 adalah warga negara Indonesia.
Kapal dikarantina pemerintah Jepang sejak 5 Februari di Pelabuhan Yokohama karena salah satu penumpangnya yang turun di Hong Kong, dinayatakan postif virus korona. Proses karantina berakhir pada 19 Februari 2020.
(Rachmat Fahzry)