Menurutnya, banjir terjadi karena hujan turun sangat deras dengan intensitas waktu yang cukup lama. Dampak dari banjir mengakibatkan rumah 17 KK di Dusun Nglindur Kulon tergenang.
“Ketinggian mencapai setinggi lutut orang dewasa atau sekitar 50 sentimeter. Meski tergenang belum ada warga yang mengungsi,” katanya.
Ia menjelaskan, banjir yang terjadi bukan yang pertama. Di akhir 2017, banjir juga menggenangi wilayah Nglindur Kulon.
“Di 2018 sempat ada genangan. tetapi dalam waktu sekitar dua jam langsung surut. Tetapi sekarang [kemarin] sudah dua hari belum surut,” katanya.
(Erha Aprili Ramadhoni)