JAKARTA - Anggota panitia pemilihan (Panlih), calon wakil gubernur (Cawagub) DKI Jakarta, S. Andyka mengatakan, pihaknya hanya mengizinkan sebanyak 200 orang yang bisa masuk ke dalam agenda rapat paripurna, pemilihan calon pengganti Sandiaga Uno pada 23 Maret 2020 mendatang.
Ia menjelaskan, pembatasan itu merupakan imbauan dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta untuk mencegah penyebaran virua corona (Covid-19).
"Makanya nanti ada slot untuk media elektronik, media online, media cetak, kalau memang, agar segera hubungi sekretaris panlih, selebihnya kita siap slide di luar, layar di luar kayak nobar jadinya, karena kapasitas sesuai dengan keputusan dinas kesehatan tidak boleh melebihi 200 orang," kata Andyka kepada wartawan, Kamis (18/3/2020).
Selain itu, lanjut dia, pihaknya pun juga akan menerapkan pengecekan suhu tubuh pengunjung, bagi suhu tubuhnya mencapai 37 derajat ke atas, petugas menyarankan mereka agar pulang ke rumah atau mengecek kondisinya ke fasilitas kesehatan.
"Artinya mulai masuk gedung saja, itu sudah mulai proses filterisasi, baru masuk gedung, belum masuk ruang paripurna," ujarnya.
Politikus Partai Gerindra ini meminta seluruh anggota dewan Parlemen Kebon Sirih yang berjumlah 106 orang untuk menghadiri pemilihan tersebut.
"Ayo kita melaksanakan pemilihan wagub ini pada tanggal 23, kita tunjukan kepada rakyat sebagai bentuk tanggung jawab kita bersama," pungkasnya.
(Awaludin)