LAMONGAN – Hujan deras yang mengguyur kawasan Kabupaten Lamongan dalam beberapa hari terakhir membuat 67 desa di 12 kecamatan terendam banjir. Air memiliki ketinggian bervariasi, mulai 20 sentimeter hingga 1 meter, dan menggenangi rumah, jalan, sampai sawah.
Berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Lamongan setidaknya ada 7.461 bangunan rumah yang terdampak banjir sejak Sabtu hingga Minggu malam kemarin. Rumah-rumah yang terendam banjir itu berada di Kecamatan Kalitengah, Turi, Karangbinangun, Deket, Tikung, Kedungpring, Kembangbahu, hingga Kecamatan Babat.
Kepala BPBD Lamongan Mugito menyebut banjir tahun ini lebih parah dibandingkan sebelumnya akibat curah hujan yang cukup tinggi mengguyur Kabupaten Lamongan.
Total 7.461 rumah terdampak banjir tersebut dihuni setidaknya 25.692 jiwa di 67 desa berbeda. Dengan lokasi terparah banjir berada di Kecamatan Turi yang menggenangi 7 desa.
"Yang terparah di Kecamatan Turi itu ada 7 desa terdampak banjir. Rumah yang tergenang 710 jiwa yang dihuni ada 3.991 jiwa," ujar Mugito saat dikonfirmasi Okezone, Senin (13/4/2020).