Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini juga menyampaikan, kehadiran Sidang Tahunan MPR RI yang memfasilitasi penyampaian laporan tahunan lembaga negara tak akan menggugurkan tradisi baik di berbagai lembaga negara yang juga memiliki forum tersendiri dalam penyampaian laporan tahunannya.
Sebagaimana MA, yang sudah memiliki tradisi menyampaikan laporan tahunannya di awal tahun pada bulan Februari atau Maret, dengan mengundang perwakilan MA dari berbagai negara.
"Kehadiran Sidang Tahunan MPR RI justru akan memperkuat MA maupun lembaga negara lainnya agar laporan tahunannya bisa lebih diketahui langsung oleh rakyat. Sidang Tahunan MPR RI yang disiarkan secara langsung oleh televisi nasional maupun internasional serta saluran media sosial MPR RI, juga akan memudahkan rakyat mengetahui sepak terjang MA maupun lembaga negara lainnya selama setahun terakhir," tuturnya.
Bamsoet yang juga Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila itu menambahkan, gagasan penyampaian laporan tahunan lembaga negara dalam Sidang Tahunan MPR RI bukanlah ide dadakan. Melainkan sudah bergulir sejak zaman MPR RI dipimpin (almarhum) Taufik Kiemas sebagai Bapak Empat Pilar MPR RI.
"Kepemimpinan MPR RI saat ini meneruskan gagasan (almarhum) Pak Taufik Kiemas untuk mewujudkan transparansi dan akuntabilitas lembaga negara kepada rakyat.
Adapun dukungan MA tersebut melengkapi dukungan serupa yang sudah disampaikan oleh DPD RI, BPK, MK, dan KY yang juga disampaikan dalam Rapat Konsultasi virtual dengan pimpinan MPR RI. Selanjutnya MPR RI akan melakukan Rapat Konsultasi virtual dengan DPR RI dan Presiden.
"Jika semua sudah bersepakat, MPR RI siap menyelenggarakan Sidang Tahunan baik secara virtual maupun kehadiran fisik," tukasnya.
(Rizka Diputra)