2 Pegawai Kelurahan di Tangsel Terdaftar Penerima Bansos Covid-19

Hambali, Jurnalis
Senin 11 Mei 2020 13:13 WIB
Foto Ilustrasi Okezone
Share :

Dilanjutkan Teguh, kisruh data penerima Bansos harusnya tak terjadi jika data itu kembali diverifikasi dari tingkat bawah. Karena menurut dia, kebanyakan data yang tersimpan di tingkat pusat merupakan data lama dan butuh verifikasi ulang oleh Dinas Sosial, Kecamatan, Kelurahan, hingga RT dan RW.

"Ini bagus jadi masukan juga, supaya data itu diverifikasi lagi dari tingkat bawah. Kan kondisinya tiap saat dinamis, bisa bulan depan sudah berubah lagi. Akurasi penerima Bansos itu yang harus dikejar, jadi lebih valid dan tepat sasaran," ucapnya.

Amburadulnya data penerima bantuan itu terungkap pula dari penuturan Maisaroh, salah satu penerima Bansos di Kelurahan Rempoa, Ciputat Timur. Dia mengaku mendapat bantuan beberapa kali dari pemerintah. Padahal sesuai ketentuan, penerima bantuan tak boleh dobel menerima Bansos lain dari pemerintah.

"Ini sekarang dapat bantuan dari presiden melalui Kementerian sosial. Bantuannya berupa Sembako senilai Rp600 ribu perbulan. Kalau kemarin-kemarin dapat Bansos juga, diambilnya di rumah Ketua RW," jelas Maisaroh.

Menanggapinya, Kepala Dinas Sosial Kota Tangsel, Wahyunoto Lukman menjelaskan jika data penerima bantuan telah valid karena melalui verifikasi. Dia mencontohkan, data 75.916 Kepala Keluarga (KK) penerima Bansos Kemensos RI diambil dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), yaitu sebanyak 22.258 KK.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya