Aroma CLBK di Balik Penembakan Babinsa TNI oleh Oknum Polisi

Herman Amiruddin, Jurnalis
Sabtu 16 Mei 2020 12:24 WIB
Babinsa TNI Serda Hasanuddin dirawat usai terkena tembak (Istimewa)
Share :

MAKASSAR – Kasus penembakan Babinsa TNI Serda Hasanuddin (46) dan Hasmiati (42) di Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan oleh oknum polisi berinisial Bripka HE (47) diduga dilatari masalah perselingkuhan. Kedua korban diduga sedang dimabuk cinta lama kembali bersemi (CLBK).

Kapolda Sulsel Irjen Mas Guntur Laupe menyebutkan Hasmiati yang merupakan istri Bripka HE, pada masa mudanya, pernah pacaran dengan Hasanuddin ketika masih lajang atau muda. Hubungan keduanya kandasa karena Her langsung melamar Hasmiati.

"Mereka dulu mantan pacar. Waktu masih muda sebelum nikah, sempat pacaran. Dan bahkan pengakuan istri HE ini, dulu TNI ini juga sempat hendak melamarnya, tapi duluan si pelaku," kata Guntur di Makassar, Sabtu (16/5/2020).

 Baca juga: Anggotanya Tembak Babinsa TNI, Kapolda Sulsel Minta Maaf ke Pangdam Hasanuddin

Selain itu, Hasmiati dan Hasanuddin juga masih memiliki hubungan sepupuan.

 

Setelah hubungan pacaran putus karena Hasmiati menerima laran HE, Hasanuddin memutuskan menikah juga. Belakangan keduanya dekat lagi hingga ditemukan berduaan di kamar rumah HE yang berakhir dengan penembakan, pada Kamis 15 Mei 2020 malam.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya