Pemuda di Sorong Ditembak Usai Beli Rokok di Warung

Chanry Andrew S, Jurnalis
Senin 18 Mei 2020 03:29 WIB
Korban penembakan, Yohanis (foto: istimewa)
Share :

Saat ini, Yohanis Marar korban penembakan dari penembak misterius tersebut, masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Sorong, RSUD Sele Be Solu. Setelah sebelumnya pihak medis melakukan operasi untuk mengangkat proyektil yang bersarang di tubuhnya. Yohanis di rawat intensif dengan menggunakan sejumlah alat bantu medis.

Pihak keluarga korban penembakan mengaku menyesalkan kejadian ini. Mereka juga merasa heran karena setelah di lakukan operasi, proyektil yang bersarang di tubuh korban langsung di bawa oleh sejumlah aparat Kepolisian tanpa alasan yang jelas.

"Kami sesalkan kejadian ini, adik kami tidak tahu apa-apa tapi kena tembak, kami juga sesalkan, setelah proses operasi, dengan tergesa-gesa, proyektil yang baru diangkat oleh dokter setelah operasi, kemudian di bawa oleh petugas kepolisian. Kami harap Polisi ungkap kasus ini," ungkap salah seorang kerabat Yohanis yang enggan namanya diberitakan.

Sempat beredar informasi di kalangan wartawan, bahwa Yohanis merupakan korban salah tembak aparat keamanan yang tengah menangkap pelaku kejahatan. Namun informasi tersebut dibantah dengan tegas oleh Kapolres Sorong kota, AKBP Ary Nyoto Setiawan.

"Jadi kami juga baru tahu kejadian ini, sudah kita ambil kemarin proyektilnya yah, proyektilnya kita bantu ambil, tapi kita masih lidik itu, karena belum jelas anunya, pelakunya juga belum jelas, kita cek CCTV di sekitar lokasi kejadian juga belum kelihatan, yah mobilnya dulu yah yang kita lihat yah. Saksi-saksinya udah tahu, saksinya udah kelihatan, tapi kan kita harus cek betul, pastikan," kata Ary Nyoto Setiawan.

Saat ditanyakan soal proyektil peluru yang bersarang di tubuh korban merupakan peluru dari aparat yang salah tembak saat penangkapan pelaku kejahatan, AKBP Ary Nyoto tidak dengan jelas menjawab pertanyaan tersebut. Ary mengatakan, bahwa kejadian itu berawal karena adanya kasus pemalangan dimana mereka dalam keadan mabuk dan melakukan pemalakan kemudian korban ditembak dari dalam mobil.

"Kejadian ini di awali dengan pemalangan, anak-anak ini mabuk, dia palang (lakukan pemalangan, gitu kan, dia ditembak dari mobil, informasinya seperti itu, karena kondisinya seperti itu, tapi ini belum tahu yah, baru kita lirik," pungkasnya.

(Awaludin)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya