Bahkan terkait dengan gelombang tinggi ini pemilik kapal terutama para nelayan diminta untuk memindahkan kapal ke tempat yang jauh dari jangkauan ombak. Beberapa lapak pedagang juga dihantam ombak bahkan sudah sampai di area pemukiman.
“Kenaikan gelombang hari ini merupakan awal dan puncaknya berdasarkan BMKG terjadi pada Jumat lalu,” imbuhnya.
Berdasarkan perkiraan BMKG yang dilansir Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul dan Tim SAR Gunungkidul, cuaca buruk diperkirakan akan terus terjadi hingga seminggu ke depan. Karena itu saat ini pihak BPBD maupun tim SAR terus melakukan pemantauan intensif.
Sejauh ini, para nelayan juga cukup kooperatif dalam menyikapi anjuran dari BPBD maupun Tim SAR. Bahkan, sejak kemarin, para nelayan memilih untuk libur total dan tidak melaut selama seminggu ke depan.