Penasihat Keamanan Nasional AS Kecam Kurangnya Intervensi dalam Kematian George Floyd

Agregasi VOA, Jurnalis
Senin 01 Juni 2020 07:23 WIB
Penasihan Keamanan Nasional AS Robert O'Brien. (Foto: VoA/AP)
Share :

Sejumlah pihak berwenang Amerika menyalahkan provokator sayap kiri dan kanan atas kekerasan di kota-kota dari pantai Barat hingga pantai Timur Amerika, sebagai yang terburuk di Amerika sejak protes yang berlangsung lama terhadap keterlibatan Amerika dalam Perang Vietnam pada 1960-an.

Baca juga: Redam Unjuk Rasa Tewasnya George Floyd, Polisi di Kansas Lakukan Aksi Simpatik

O'Brien menyebutkan empat negara – China, Rusia, Zimbabwe, dan Iran – yang telah melemparkan sebutan yang tidak baik terhadap Amerika karena kematian Floyd itu dan demonstrasi-demonstarsi yang diwarnai kekerasan yang terjadi kemudian – semuanya terjadi di tengah-tengah pandemi virus corona dan gejolak ekonomi yang diakibatkannya.

Lebih dari 40 juta pekerja, atau sekitar seperempat angkatan kerja Amerika mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).

Tetapi O'Brien mengatakan Amerika, di mana protes damai tetap menjadi fondasi dari prinsip-prinsip demokrasi, tidak seperti negara-negara otoriter di mana polisi sering menangkap bahkan demonstran anti pemerintah tanpa kekerasan.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya