“Itulah yang membuat Amerika berbeda dari negara-negara lain,” tambahnya.
Sementara itu, dalam pidatonya, Gubernur Minnesota, Tim Walz, mengakui adanya “kesedihan dan rasa sakit berpuluh tahun” yang dirasakan oleh komunitas kulit hitam, tetapi dia menyerukan agar penjarahan dan kekerasan dihentikan.
“Kita tidak boleh membiarkannya karena hal itu membuat kita tidak dapat berfungsi sebagai masyarakat, dan saya menolak untuk melupakan perhatian kita pada noda yang perlu kita hilangkan, yakni apa yang terjadi dengan rasisme yang melembaga secara fundamental yang memungkinkan seorang laki-laki ditekan lehernya ke jalan sampai meninggal pada siang bolong," ujarnya.
Presiden Amerika Donald Trump telah meminta agar penyelidikan atas kematian Floyd dipercepat.
“Kami mendukung pengunjuk rasa damai dan mendukung hak-hak pengunjuk rasa damai. Kami tidak bisa membiarkan situasi seperti di Minneapolis memburuk menjadi kekacauan dan anarki tanpa hukum,” tandas Trump.
(Widi Agustian)