Kerusuhan Masuki Malam Keenam, Hampir 40 Kota di AS Berlakukan Jam Malam

Rahman Asmardika, Jurnalis
Senin 01 Juni 2020 16:17 WIB
Foto: Reuters.
Share :

JAKARTA - Kekerasan telah meletus di kota-kota di seluruh Amerika Serikat (AS) terkait kematian pria kulit hitam, George Floyd, dalam tahanan polisi, telah memasuki malam keenam. Kerusuhan dan kekacauan sejauh ini belum memperlihatkan tanda-tanda mereda, bahkan cenderung meningkat di beberapa kota.

Hampir 40 kota di AS telah memberlakukan jam malam untuk mencegah berlangsungnya kerusuhan, namun sebagian besar orang mengabaikannya sehingga menyebabkan ketegangan dengan pihak keamanan.

Polisi anti huru-hara bentrok dengan pengunjuk rasa di New York, Chicago, Philadelphia dan Los Angeles, menembakkan gas air mata dan peluru merica untuk mencoba membubarkan massa.

Kendaraan polisi dibakar dan toko-toko dijarah di beberapa kota.

Garda Nasional - pasukan cadangan militer AS untuk keadaan darurat domestik , pada Minggu (31/5/2020) mengatakan bahwa 5.000 personelnya telah diaktifkan di 15 negara bagian dan Ibu Kota Washington DC, di mana orang banyak sekali lagi berkumpul di dekat Gedung Putih. Massa terlihat menyalakan api dan melempar batu ke arah petugas anti huru hara.

"Lembaga penegak hukum negara bagian dan lokal tetap bertanggung jawab atas keamanan," tambah Garda Nasional sebagaimana dilansir BBC.

Polisi di Washington DC telah menembakkan gas air mata ke demonstran yang membakar properti di dekat Gedung Putih. Mereka termasuk gereja bersejarah, Gereja Episkopal Santo Yohanes, yang dikenal sebagai gereja presiden, dekat Gedung Putih.

Lebih dari 75 kota di AS telah mengalami protes terkait kematian Floyd, dengan jalan-jalan yang baru beberapa hari yang lalu sepi karena virus corona, dipadati oleh demonstran.

Kasus Floyd telah menyalakan kembali kemarahan atas pembunuhan polisi terhadap warga kulit hitam Amerika. Bagi banyak orang, kemarahan itu juga mencerminkan frustrasi selama bertahun-tahun atas ketidaksetaraan dan pemisahan sosial-ekonomi, tidak terkecuali di Minneapolis itu sendiri, kota di mana George Floyd meninggal.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya