Puluhan Juta Suara Pemilih Hangus Bila RUU Pemilu Nekat Diketok DPR

Fahmi Firdaus , Jurnalis
Minggu 07 Juni 2020 09:41 WIB
foto: ist
Share :

“Ya berproses di MK (lagi). Tapi apa kita akan terus menerus buang-buang energi seperti ini, setiap 5 tahun? Hanya untuk melawan arogansi dan hasrat berkuasa yang berlebihan ini?,” tegasnya.

“Sejatinya, Baik usulan Parliamentary Threshold dan atau Presidential Threshold yang diajukan merupakan ancaman nyata terhadap demokrasi kita. Sudah banyak suara negatif masuk dari daerah-daerah. Masyarakat luas harus segera disadarkan,”susul Sekjen Garuda Abdullah Mansuri & Sekjen PSI Raja Juli Antoni

“Ini nyata-nyata kita semua kecolongan. Nggak jelas kapan kajian akademis, kapan diskusi pendahuluan..., eh tiba-tiba sudah menjadi prolegnas di DPR RI. Prioritas lagi! Kerja kilat!,” sambung Sekjen Perindo Ahmad Rofiq.

“Komunikasi intens akan kita jalin dengan semua kalangan. Termasuk dengan ketiga parpol DPR RI yang menentang RUU ini; PAN, PPP dan Demokrat. Dan tentu saja juga (komunikasi) dengan para sahabat DPR RI yang mengusulkannya. Segera kami jadwalkan untuk bertemu, dan insya Allah dapat menghasilkan terbaik untuk bangsa dan negara tercinta” tutup Sekjen PKPI Verry Surya Hendrawan

Pertemuan via video conference tersebut berlangsung sangat hangat, dan disertai dengan guyonan khas para sekjen. Ketujuh sekjen tersebut juga sepakat bahwa pertemuan regular akan terus dilaksanakan dan jadwal berikutnya adalah di pekan depan.

(Fahmi Firdaus )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya