GRESIK - Hadi Kirana Saputra (28), tewas di tangan Yendi (35) di Jembatan Prambangan, Kebomas, Gresik, Jawa Timur. Penganiayaan itu terjadi gara-gara pelaku tak terima korban menggoda istri siri pelaku.
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menjelaskan, pelaku menganiaya korban dengan tangan kosong. Sebab, dia mengetahui ada perselingkuhan antara istri sirinya dengan korban.
"Modusnya faktor asmara. Korban dengan istri siri pelaku dinilai punya hubungan asmara," kata dia seperti dilansir Sindonews.com, Selasa (9/6/2020).
Emosi pelaku memuncak setelah melihat membaca percakapan korban dengan istrinya. Sebab, percakapan yang dibaca hingga yang paling atas, berbau mesum.
"Korban akhirnya dipancing untuk bertemu," sambungnya.
Dijelaskan, malam itu Minggu (7/6) pelaku mengendarai sepeda motor Vario nopol W 6531 BX. Tidak lama korban juga datang ke tempat yang sudah ditentukan. Yakni Jembatan Prambangan.