Sementara garis pantai provinsi ini juga sangat panjang dan memiliki banyak pelabuhan tikus. Armada pengawasan yang dimiliki aparat penegak hukum ditengarai tidak cukup untuk dapat mengawasi wilayah ini. Bahkan BNN yang tidak mempunyai kapal juga harus nebeng dengan instansi lain dalam melakukan penindakan.
"Di samping jadi pintu masuk, ternyata memang penduduk Sumatera Utara ternyata pasar terbesar di kawasan Sumatera ini," tegas Arman.
Peringkat yang tidak membanggakan harus menjadi catatan semua pihak. Arman memaparkan, para penyelundup dan pengedar narkoba tidak peduli 1 juta pecandu di Sumut sakit, mati, overdosis, atau tidak waras.
“Karena itu, penduduk Sumut dan petugas harus memiliki tanggung jawab untuk menanggulangi peredaran dan penyalahgunaannya,” tandasnya.
(Awaludin)