BEKASI - Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Daerah (UPTD) tempat pembuangan akhir (TPA) sampah Sumur Batu, Kota Bekasi Ulfa Masropah membenarkan bahwa di TPA sampah Sumur Batu ditemukan limbah medis.
"Limbah medis ada, tapi di luar dari kendali TPA. Artinya limbah medis itu dihadirkan dari pemborong dari zona aktif," kata Ulfa ketika ditemui wartawan, Rabu (1/7/2020).
Ulfa mengaku, adanya sampah medis bekas penanganan virus corona atau Covid-19 di TPA Sumur Batu itu, tak semua diketahui oleh pihak UPTD TPA Sumur Batu.
"TPA juga tidak semuanya sampah diketahui. Artinya sampah yang masuk dari TPA itu ada dari wilayah-wilayah untuk diketahui disimpan dulu di TPS. Masuk residunya di TPA," ungkapnya.