Corona Berujung PHK, Lulusan Sarjana Ekonomi Ini Pusing Bayar Cicilan

Hambali, Jurnalis
Rabu 08 Juli 2020 18:01 WIB
Buruh yang terkena PHK, Syukur (foto: Okezone.com/Hambali)
Share :

Awalnya Syukur sempat kebingungan dengan keputusan itu, namun setelah menerima penjelasan pemilik perusahaan, dia pun bisa memahami bahwa kondisinya memang benar-benar sulit. Beberapa cabang perusahaan yang ada dilaporkan tutup dan bangkrut.

"Beberapa cabang perusahaan tutup, kan ada juga yang bergerak di bidang restoran. Nah itu tutup waktu awal-awal PSBB, kan mau nggak mau karyawannya juga di PHK karena pendapatannya nggak ada, mau gaji dari mana?," ucapnya.

Tanpa surat resmi, Syukur lalu beranjak pulang dari kantornya yang berada di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dia tak pernah menyangka jika hari itu adalah hari terakhirnya bekerja. Selama perjalanan, isi pikirannya campur aduk. Satu hal yang membuatnya galau, yaitu kredit kendaraan dan cicilan pinjaman.

"Saya nggak bisa fokus waktu itu, pusing mikirin kredit kendaraan, pinjaman, campur aduk," tuturnya.

Syukur sendiri tinggal bersama ibunya di Kedaung, Pamulang. Ayahnya telah wafat beberapa tahun silam. Satu tekad yang membuatnya terus bersemangat, yakni tanggung jawab membahagiakan sang ibu di usia senjanya.

"Habis di PHK, saya kerjain apa aja. Dulu pernah ngegrabe (Ojek daring) juga. Tapi saat ada kebijakan grab nggak boleh narik penumpang, saya off dulu. Terus cari serabutan kerja apa aja, sampai sekarang masih menganggur," lanjut dia.

Kota Tangsel sendiri kini memasuki PSBB tahap ke-6. Berbagai pelonggaran pun mulai dibuka. Seiring dengan itu, tentunya Syukur berharap akan ada perbaikan bagi roda ekonomi sehingga membuka peluang dibukanya kembali lapangan kerja.

"Semoga aja sudah mulai membaik kondisinya, jadi bisa bekerja lagi," tandasnya.

(Awaludin)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya