Dalam rekaman video berdurasi 1 menit itu, ia bahkan mengatakan dirinya Yahudi dan tidak percaya akan dosa. Kemudian tetangganya melapor ke kantor polisi. Berbekal laporan, polisi menjemput pelaku dan membawanya ke kantor.
Pelaku mengaku khilaf dan tidak sadar diri. Saat ini, dirinya tiba-tiba mengambil Al-Quran.
"Saya meminta maaf kepada seluruh warga Makassar. Tidak ada niat sedikit pun melempar Al-Quran," kata IN, Jumat (10/7/2020).
(Fetra Hariandja)