Rabu lalu (15/7/2020), organisasi Live Updates From Syria mengunggah sebuah video di Facebook, yang disebutkan menunjukkan bahwa Sharif sudah berada di kediamannya.
"Kami berdoa agar Allah menjaga dia, keluarganya tetap aman dan supaya dia dibebaskan dari semua tuduhan," tambah organisasi itu.
Penahanan Sharif dilakukan di tengah aksi penindasan oleh kelompok HTS terhadap para pembangkang dan pembelot di wilayah Suriah barat laut, yang berada di bawah kendalinya.
HTS merupakan aliansi yang dipimpin oleh organisasi yang pernah berafiliasi dengan Al-Qaeda di Suriah.
Sebelumnya organisasi itu dikenal sebagai Front al-Nusra, yang sudah ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh PBB, Amerika Serikat dan sejumlah negara lainnya.
(Rahman Asmardika)