Oleh: Latief Siregar (Traveler)
“Lihat pantai di Inggris? Ngapain?
Itu yang terlintas ketika Susilo dan Rani, teman yang rumahnya kami inapi di London, mengajak ke Seven Sisters, Oktober ini. Pantai itu dua jam perjalanan di luar pusat kota.
Saya agak malas. Bukan apa-apa. Sebagai orang Indonesia, pantai bukan sesuatu yang membuat saya harus terbang jauh-jauh ke Inggris. Negeri kita punya ribuan pulau dan garis pantai yang panjang. Pantai indah ada di mana-mana.
“Lihat dulu fotonya,” kata Ilo, begitu kami biasa memanggil Susilo, yang sudah 26 tahun tinggal di London itu membujuk.
Rani lalu menunjukkan sebuah buku, The Road to Little Dribbling, karya penulis perjalanan Bill Bryson. Sampulnya menampilkan tebing putih menjulang di atas laut, dengan padang rumput hijau dan rumah-rumah di kejauhan.
Saya mulai goyah.
Membayangkan berjalan di udara dingin dengan laut terbentang di depan mata ternyata cukup untuk membuat saya berubah pikiran. Kapan lagi ke pantai tanpa bikin berkeringat.
Kami berangkat. Kawasan ini bisa ditempuh menggunakan bus dan kereta api. Dari terminal bus Victoria Station naik bus antarkota ke Brighton. Kemudian dilanjut dengan bus lokal ke Chyngton Lane. Sedangkan kereta bisa dari Stasiun London Victoria turun di Seaford. Lalu lanjut dengan bus lokal ke Chyngton Lane.