Kapolsek Sukmajaya AKP Ibrahim Sjajab membenarkan peristiwa tersebut. Dari keterangan saksi, saat itu ada tiga orang yang menenggak minuman racikan tersebut.
“Mereka minum hari Sabtu. Minggunya masih nggak apa-apa. Sekarang dua meninggal dan satu kritis,” kata Ibrahim, Senin (20/7/2020).
Saat itu para korban dan saksi sedang berkumpul reunian karena mereka adalah teman semasa SMA. Sedangkan kini para korban sudah kuliah. Alkohol itu dibeli korban secara online.
“Mesen di online, korban yang oplos sendiri,” tukasnya.