Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, penerapan sistem ganjil-genap di DKI harus dipahami bahwa implementasinya berbeda dengan ketika penerapannya dilakukan pada situasi sebelum pandemi Covid-19.
“Pemerintah DKI Jakarta ingin menegaskan bahwa sistem ganjil genap itu berbeda penerapannya di stuasi pandemi covid-19. Dan, hasilnya cukup terasa dalam dua hari terakhir dimana terjadi penurunan angkutan pribadi di kisaran 4-5 persen,” pungkasnya.
(Awaludin)