10 Poin Penting Pidato Presiden Jokowi, dari Soal Corona hingga Pilkada 2020

Fahreza Rizky, Jurnalis
Jum'at 14 Agustus 2020 13:30 WIB
Presiden Joko Widodo. Foto: Biro Pers Setpres
Share :

JAKARTA - Setidaknya ada 10 poin penting yang diungkapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pidatonya di Sidang Tahunan MPR-RI dan Sidang Bersama DPR-RI dan DPD-RI Tahun 2020, Jumat (14/8/2020). Yaitu:

1. Pandemi Corona Momentum Reformasi Sektor Kesehatan

Jokowi ingin pandemi corona menjadi momentum reformasi fundamental sektor kesehatan. Agenda besar ini harus benar-benar dipercepat.

"Dengan peristiwa pandemi ini, maka reformasi fundamental di sektor kesehatan harus kita percepat. Orientasi pada pencegahan penyakit dan pola hidup sehat harus diutamakan," jelasnya.

"Penguatan kapasitas SDM, pengembangan rumah sakit dan balai kesehatan, serta industri obat dan alat kesehatan harus diprioritaskan. Ketahanan dan kapasitas pelayanan kesehatan harus kita tingkatkan secara besar-besaran," tambah dia.

2. Jokowi Apresiasi DPR Sahkan Perppu Corona Jadi UU

Presiden Joko Widodo mengucapkan terima kasih kepada DPR yang telah mengesahkan Perppu Nomor 1 Tahun 2020 menjadi Undang-undang. Beleid tersebut berisi tentang Kebijakan Keuangan dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Covid-19.

"Menerbitkan Perppu No.1 Tahun 2020, yang kemudian disetujui oleh DPR menjadi UU No.2 Tahun 2020. Terimakasih anggota DPR atas kerja cepatnya," kata Jokowi.

3. Ekonomi RI di Tengah Pandemi Corona

Jokowi mengatakan di kuartal pertama 2020, pertumbuhan ekonomi negara kita masih plus 2,97%, tapi di kuartal kedua kita minus 5,32%.

"Ekonomi negara-negara maju bahkan minus belasan persen, sampai minus 17%. Kemunduran banyak negara besar ini bisa menjadi peluang dan momentum bagi kita untuk mengejar ketertinggalan," ujarnya.

Baca Juga: HUT Ke-75 RI, Ini Naskah Lengkap Pidato Kenegaraan Joko Widodo

4. Jokowi Ungkap Tujuan Besar Pengembangan Food Estate

Jokowi mengatakan food estate sedang dibangun untuk memperkuat cadangan pangan nasional, bukan hanya di hulu, tetapi juga bergerak di hilir produk pangan industri.

 "Bukan lagi menggunakan cara-cara manual, tetapi menggunakan teknologi modern dan pemanfaatan kecanggihan digital. Bukan hanya untuk pasar domestik, tetapi juga untuk pasar internasional," imbuhnya.

5. Pemerintah Bangun Kemandirian Energi

Jokowi mengatakan saat ini pemerintah sedang membangun kemandirian energi. Tahun 2019, pemerintah sudah berhasil memproduksi dan menggunakan B20.

"Tahun ini kita mulai dengan B30, sehingga kita mampu menekan nilai impor minyak kita di tahun 2019," jelasnya.

6. Pemerintah Klaim Tak Main-main dengan Pemberantasan Korupsi

Jokowi mengatakan pihaknya tidak pernah main-main dengan pemberantasan korupsi. Ia juga ingin penegakan hukum dilakukan tanpa pandang bulu.

"Pemerintah tidak pernah main-main dengan upaya pemberantasan korupsi. Upaya pencegahan harus ditingkatkan melalui tata kelola yang sederhana, transparan, dan efisien. Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu," imbuhnya.

7. Jokowi Ingin Jadikan Krisis sebagai Lompatan Besar

Jokowi mengatakan krisis memberikan momentum untuk mengejar ketertinggalan, untuk melakukan transformasi besar, dengan melaksanakan strategi besar.

"Mari kita pecahkan masalah fundamental yang kita hadapi. Kita lakukan lompatan besar untuk kemajuan yang signifikan. Kita harus bajak momentum krisis ini. Kita harus serentak dan serempak memanfaatkan momentum ini," jelasnya.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Puji Perjuangan Tenaga Medis Tangani Covid-19

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya