Ia melanjutkan, penganiayaan ini bermula saat korban M menegur anaknya yang bermain air. Kemudian pasangannya yang berinisial D tak terima anak tersebut ditegur sehingga menganiaya M yang tak lain merupakan ibu kandung anak tersebut.
Lebih lanjut, korban mengaku sudah tidak mau tinggal bersama dengan pelaku lagi dan ingin berpisah karena sudah tidak tahan dianiaya.
Sementara itu, pelaku juga menerima keputusan korban dan keduanya sepakat untuk berpisah. Namun korban meminta kepada pihak kepolisian untuk membuat surat pernyataan agar suatu saat nanti tidak menjadi permasalahan.
Baca Juga: Duh! Ratusan Mama Muda Bakalan Jadi Janda Baru
(Abu Sahma Pane)