Kemudian korban sempat terkejut mendengar kabar itu, sambil memegang dadanya minta tolong dikerik dengan saksi, selesai itu saksi pergi sholat magrib dan saat tiba di rumahnya saksi menghampiri korban, namun korban sudah tidak berkutik lagi dengan posisi duduk. Dan saksi langsung melaporkan kejadian itu ke pihak RT setempat.
"Setelah menerima Laporan dari masyarakat kita langsung mendatangi TKP berhubung korban meninggal secara mendadak maka dipasang police line," katanya
Dan di khawatirkan korban meninggal karena Covid-19, maka ia langsung menelpon Sat Reskrim bersama tim identifikasi, selanjutnya korban dievakuasi oleh team Gugus tugas bersama personel polres dan polsek Lubuklinggau Utara ke RS Siti Aisyah Lubuklinggau untuk dimintakan Visum et repertum.
"Pada tubuh korban tidak ditemukan tanda tanda kekerasan hanya ada bekas kerik kerokan pada punggung korban, dan mulut korban mengeluarkan busa dan bau alkohol," pungkasnya.
Saat ini korban masih berada di ruang jenazah RS Siti Aisyah, menunggu untuk diambil oleh pihak keluarga untuk dimakamkan di daerah P2 Purwodadi Kabupaten Musi Rawas.
(Awaludin)