Sungai Lisai, Desa Pedalaman yang "Dikepung" Hewan Buas

Demon Fajri, Jurnalis
Jum'at 25 September 2020 05:41 WIB
Beginilah akses jalan menuju Desa Lisai (Foto: Okezone/Demon)
Share :

Mempermudah Akses Menuju Desa di Pedalaman


Desa yang berbatasan langsung dengan Desa Muara Madras, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin, Jambi itu sudah mulai mengalami perubahan. Khsusunya, akses jalan menuju pusat pemerintahan desa.

Kondisi tersebut ditandai dengan masuknya prajurit TNI dari KOdim 0409/Rejang Lebong, Bengkulu, dalam kegiatan TMMD Reguler ke 109. Di TMMD itu tidak hanya perbaikan jalan menuju desa sepanjang 10,4 Km.

Namun, prajurit TNI juga melakukan pembuatan 2 rabat beton sepanjang 600 meter, 3 unit plat duiker, jembatan Bentang berukuran 6 x 2 meter, rehab 2 unit masjid, pembuatan 2 unit Pos Kamling.

Tidak hanya secara fisik, TMMD yang mengangkat tema Pengabdian untuk Negeri ini prajurit TNI juga melakukan kegiatan non fisik. Seperti, penyuluhan kesehatan, bela negara, hukum, narkoba, pertanian, wawasan kebangsaan, pemberdayaan masyarakat dan Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Dansatgas TMMD Reguler ke 109, Kodim 0409/Rejang Lebong, Bengkulu, Letkol Inf. Sigit Purwoko mengatakan, Desa Sungai Lisai merupakan perkampungan yang terisolir. Berangkat dari kondisi itu prajurit TNI melalui Reguler ke 109 membantu pemerintah daerah guna membuka akses desa terisolir tersebut.

Kondisi sebelumnya, Desa Sungai Lisai ditempuh dengan perjalanan 4 jam hingga 5 jam perjalanan. Namun, sejak dibuka akses jalan perjalanan dari Desa Sebelat Ulu, Kecamatan Pinang Belapis dapat ditempuh dengan 2 jam perjalanan.

''Sungai Lisai salah satu desa yang terisolir, sehingga TMMD Reguler ke 109 difokuskan ke daerah tersebut. Kegiatan ini juga dalam rangka membantu pemerintah daerah di sini (Kabupaten Lebong) guna pemerataan pembangunan di wilayah Lebong,'' kata Dandim 0409/ Rejang Lebong/Bengkulu, Letkol Inf. Sigit Purwoko.

Ditambahkan Camat Pinang Belapis, Bak Yuri, mengakui jika akses jalan menuju desa dengan memiliki sekira luas 6.442 Ha itu masih memprihatinkan. Di mana ketika belum akses jalan masyarakat yang sakit digotong. Bahkan, ada masyarakat yang meninggal dijalan.

''Desa ini (Sungai Lisai), satu dari delapan desa di Kecamatan Pinang Belapis. Dulunya desa tersebut ketika ada orang sakit musti digotong. Sempat ada ibu hamil yang meninggal dunia di jalan. Sejak akses jalan dibuka tentu ini sangat membantu masyarakat,'' jelas Bak Yuri, ketika ditemui di Desa Sebelat Ulu, Kecamatan Pinang Belapis, Selasa 22 September 2020.

Bak Yuri berharap, kegiatan TMMD di Desa Sungai Lisai dapat kembali dilanjutkan pada tahun selanjutnya. Sebab, TMMD dari prajurit TNI sangat membantu guna menunjang sarana pendidikan, kesehatan dan perekonomian masyarakat setempat.

''TMMD sangat membantu masyatakat di Desa Sungai Lisai, dalam menunjang pendidikan, keshetan begitu juga dengan perekonomian masyarakat dalam mengeluarkan hasil perkebunan dan pertanian,'' imbuh Bak Yuri.

Dilanjutkan Sekretaris Daerah (Sekda), Pemerintah Kabupaten Lebong, Mustarani Abidin, dari pemerintah daera memiliki komitmen untuk pembangunan desa terjauh atau terisolir. Khususnya, di Desa Sungai Lisai.

Namun, Mustarani mengakui, dari pemerintah daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum tidak terjangkau dalam pembangunan akses jalan di daerah tersebut. Lantaran berada di kawasan TNKS.

Sehingga, jelas Mustarani, pemerintah daerah membutuhkan kerjasama dengan TNI dalam pembukaan akses jalan melalui TMMD Reguler ke-109. Sebab di daerah itu membutuhkan infrastruktur memadai.

''TMMD ini tentunya dapat membuka dan mempermudah akses masyarakat Desa Sungai Lisai menuju ke desa tetangga dan pusat pemerintahan,'' pungkas Mustarani.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya