Terduga Teroris di Gunungkidul, Warga: Orangnya Bergaul, Kalau Sore Main Layangan

Kuntadi, Jurnalis
Rabu 30 September 2020 21:51 WIB
Densus 88. (Foto: Okezone.com)
Share :

GUNUNGKIDUL – Warga Padukuhan Ngawu, Kalurahan Ngawu, Kapanewon Playen, Gunungkidul, War (50) yang diamankan tim Detasemen Khusus (Densus) Antiteror 88, merupakan warga pendatang asal Semarang, Jawa Tengah. Selama mengontrak dan tinggal di Gunungkidul, terduga teroris berinisial War ikut membaur dengan kegiatan warga. 

“Dia kontrak di sini satu tahun tetapi baru sekitar enam bulan tinggal,” kata Ketua RT 02, Suyono, Rabu (30/9/2020). 

Suyono mengatakan, War mengontrak rumah itu untuk tempat tinggal bersama satu istri dan tiga anaknya. Saat datang pertama kali, dia juga membawa identitas diri. 

“Pas datang laporan semua syaratnya lengkap, dia datang dari Semarang,” katanya.

Baca juga: Densus 88 Tangkap Seorang Terduga Teroris di Gunungkidul

Selama tinggal di Playen, keluarga ini juga lumrah dan mengikuti kegiatan masyarakat. Mereka juga sering ikut dalam kegiatan sosial, begitu juga dengan kegiatan yang lain.   

“Orangnya srawung (bergaul), secara sosial biasa, kegiatan juga baik,” katanya.

Suyono mengaku tidak tahu detail barang apa saja yang dibawa polisi saat dilakukan penggeledahan. Dia mengakui banyak polisi yang datang saat penggeledahan.

Penangkapan War oleh tim Densus 88 membuat warga kaget. Selama setengah tahun tinggal di lingkungan tersebut, dia aktif dalam kegiatan kerja bakti dan sosial. War juga sering salat berjamaah di masjid. 

“Bergaulnya bagus, ikut kerja bakti. Kalau sore main layangan dengan anaknya,” kata Muti, warga yang tinggal di dekat rumah kontrakan War. 

Sejak pagi, akses jalan menuju ke rumah War sudah ditutup oleh petugas. Warga setempat yang akan melintas dilarang masuk. Mereka diminta untuk menunggu, sampai siang hari setelah proses penangkapan dan penggeledahan selesai. 

(Qur'anul Hidayat)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya