Bahkan, dibeberkan Argo, ada salah satu anggota intelijen yang sempat disekap oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Anggota intelijen itu berasal dari Polda Jawa Barat. Anggota intelijen itu diduga disekap karena berkaitan dengan demo penolakan UU Cipta Kerja.
"Ada juga anggota intel sempat disekap ini, kepalanya luka. Kemudian ada Polwan yang patah tangan di Polres Metro Tangerang Kota," terangnya.
"Jadi ada beberapa yang luka, ada juga beberapa fasilitas dari polisi yang ikut dirusak. Contohnya mobil, ini ambulans yang digunakan untuk kemanusiaan pun ikut dirusak," pungkasnya.
(Awaludin)