SUKOHARJO - Kediaman Kamino Cipto Wiyono (63) warga Ngesong RT 1/ RW 2, Desa Puhgogor, Kecamatan Bendosari, Sukoharjo, Jawa Tengah terlihat sepi. Kamino merupakan mertua dari pelaku pembunuhan, Eko (30).
Ketika Okezone mendatangi rumah tersebut, pintu rumah Kamino tertutup rapat. Kamino pun keluar dari dalam setelah pintu rumahnya diketuk.
Baca Juga: Ungkap Pembunuhan Wanita Dibakar, Polisi Tak Pakai Cara Konvensional
Kamino mengaku kaget anak menantunya, Eko dijemput petugas Polres Sukoharjo, pada Kamis 22 Oktober 2020 pukul 02.30 WIB. "Eko dijemput polisi menjelang subuh, pukul 02.30, polisinya banyak ada enam mobil," kata Kamino, pada wartawan di rumahnya, Jumat (23/10/2020).
Kamino sendiri tidak tahu anak menantu itu ditangkap polisi dalam kasus apa. Bahkan, dirinya tak paham kalau anak menantunya itu telah melakukan pembunuhan terhadap Yulia yang tak lain memiliki hubungan bisnis peternakan ayam.
"Yulia teman bisnis anak saya, pernah mampir ke sini sekali," imbuhnya.
Sepengetahuan Kamino, bisnis peternakan ayam antara pelaku dan korban sudah berjalan beberapa bulan, atau belum genap setahun. Pelaku diketahui tinggal serumah dengan Kamino selama ini tidak menunjukkan gelagat yang aneh dan tidak temperamental.
Baca Juga: Sungguh Keji! Ini Motif Eko Bakar dan Bunuh Yulia di Kandang Ayam
Sedangkan selain berbisnis ayam, pelaku juga bekerja sebagai teknisi di perusahaan pemasangan WiFi. Bahkan, sore sebelum peristiwa tersebut, kata Kamino, anak menantunya itu sempat pamit untuk memasang jaringan WiFi.
Kamino pun menunjukkan lokasi kandang ayam, di mana anak menantunya itu menghabisi Yulia. Dari tempat tinggal ke lokasi kejadian hanya berjarak sekira 500 meter. Pantauan Okezone, lokasi kandang ayam itu hingga saat ini masih dipasangi garis polisi.
(Arief Setyadi )