"Jadi kami bisa mendeteksi kemungkinan-kemungkinan dari transmisi antar daerah itu dari perkembangan pandemi," lanjut Pepen.
Politikus Golkar ini pun mengaku tak bisa melarang tradisi Maulid Nabi yang sudah diterapkan sejak turun temurun itu. Dia hanya bisa mengingatkan agar warga tetap menerapkan protokol kesehatan. Pasalnya kondisi saat ini masih pademi virus corona.
"Saya kira kalau standardnya sesuai terpenuhi Maulid itu kenapa tidak? Toh orang Shalat Jumat juga boleh, dan ke gereja juga boleh. Sepanjang protokol kesehatan terpenuhi," ungkap dia.
(Awaludin)