"Kalau saya cuma mempersiapkan dari sisi ke panitiaan. Kalau persoalan calon masing-masing itu saya kira itu di luar domain saya untuk mengomentari," kata Amir saat dihubungi wartawan, Kamis 29 Oktober 2020.
Kendati demikian, Amir yakin Suharso tidak menggunakan dana partai karena dana partai dipegang oleh Bandara Umum PPP. "Tapi yang pasti saya kira kalau dana DPP (PPP) masih dikendalikan oleh bendahara. Jadi kalau dari DPP saya kira tidak mungkin, kalau yang lain-lain saya kira tidak tahu dari mana (duitnya)," katanya.
Amir juga berharap muktamar yang akan berlangsung di Makassar, 19 Desember 2020 mendatang, menghasilkan ketua umum yang dapat mengembalikan kejayaan PPP pada Pemilu 2024 yang akan datang. "Mudah-mudahan bisa menghasilan ketum yang bisa mengangkat kembali citra dan martabat PPP untuk kembali jadi pemenang dalam Pemilu 2024. Pasti tujuannya kita ke sana," katanya.
(Arief Setyadi )