WASHINGTON - Presiden Donald Trump secara mengejutkan menunjukkan peningkatan pemilih dari ras Latino dan pemilih non-kulit putih lainnya. Demikian jajak pendapat yang dilakukan oleh Edison Research.
Wawancara langsung di pusat pemungutan suara awal sebelum Hari Pemilu, dan wawancara telepon dengan orang-orang yang memberikan suara melalui surat.
Trump memenangkan Florida dan Texas atas melawan Joe Biden sebagian karena dukungan baru dari para pemilih Latin. Di Florida, menurut exit poll, Trump dan Biden membagi suara Latino.
Padahal, pada 2016 Trump hanya memenangkan empat dari 10 pemilih Latin dalam pertarungannya melawan calon Demokrat Hillary Clinton. Secara keseluruhan, dia memenangkan tiga dari 10 pemilih non-kulit putih versus menang hanya dua dari 10 empat tahun lalu.
Trump mempertahankan keunggulannya di antara pemilih kulit putih di Florida. Menurut jajak pendapat Edison Research, enam dari 10 pemilih kulit putih mengatakan mereka memberikan suara untuk Trump, tidak berubah dari 2016.