Politik Uang Bukan Rezeki, tapi Racun Demokrasi

Rachmat Kurniawan, Jurnalis
Rabu 04 November 2020 11:02 WIB
Ilustrasi (Dok. Okezone)
Share :

BANGKA TENGAH - Ketua Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Robianto menyatakan bahwa praktik politik uang dalam pelaksanaan Pilkada 2020 merupakan racun dalam kehidupan berdemokrasi.

"Praktik politik uang dalam pesta demokrasi bukan berkah atau rezeki bagi mereka yang menerima, tetapi racun yang membunuh nilai-nilai demokrasi," katanya saat bertindak sebagai narasumber dalam acara dialog Lintas Agama Dalam Rangka Menuju Pilkada 2020 yang Damai dan Berkualitas di Koba, Rabu (4/11/2020).

Dalam acara dialog yang diselenggarakan oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) itu, Robianto mengajak para peserta dialog dari lintas agama yang hadir untuk menghindari dan mencegah praktik politik uang.

"Kita berdiri di sini bukan untuk hari ini, tetapi untuk jauh ke depan demi generasi mendatang dan demokrasi yang bermartabat di masa depan," ujarnya.

Menurut dia, jika praktik politik uang tetap dipelihara dan dianggap biasa maka dikhawatirkan ke depan perbuatan melanggar Undang-Undang ini terus tertanam menjadi sebuah budaya di masyarakat.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya