JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) menepis pemberitaan yang menyebut Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo menolak Bintang Mahaputera dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Mahfud menyatakan, Gatot lewat suratnya menyatakan menerima penghargaan tersebut. Hanya saja, dia tidak menghadiri acara penyematan di Istana Negara karena beberapa alasan.
"Iya nanti dikirim melalui sesmil, Beliau (Gatot) mengatakan di sini menyatakan menerima, sehingga hanya tak bisa hadir penyematannya," kata Mahfud selepas mengikuti penganugerahan bintang tanda jasa untuk puluhan tokoh di Istana Negara, Jakarta, Rabu (11/10/2020).
Lewat suratnya, Gatot beralasan tak hadir ke Istana karena saat ini masih dalam masa Covid-19. Terkait hal ini, Mahfud menegaskan acara penganugerahan sudah mengikuti protokol Covid-19.
"Pertama karena ini suasana Covid-19. Karena suasana covid, disepakati pada Agustus dulu dipecah (pemberiannya). Separuh bulan Agustus, separuh sekarang. Sehingga suasana covid terpatuhi standarnya," ucap Mahfud.
Selanjutnya alasan kedua Gatot adalah, pemberian tanda jasa tersebut tidak lazim diberikan di November. Hal itu merujuk pada pernyataan Mantan Sesmilpres yang juga politikus PDI Perjuangan Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin.