Cerita Warga Venezuela Hidup Dengan Rp18.000 Per Bulan

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis
Senin 23 November 2020 11:53 WIB
Norman Mujica. (Foto: Oswer Dias Mireles)
Share :

"Saya menabung sedikit dari yang mereka berikan sehingga saya dapat membeli obat-obatan saat saya membutuhkan. Saya tidak mampu membeli satu kotak utuh, tetapi setidaknya saya dapat membeli setengah kotak, yang berisi 20 pil".

Norma mengatakan para dokter telah memberitahunya bahwa dia harus memastikan tekanannya terkendali untuk meminimalkan risiko stroke.

"Saya bersyukur saya hampir tak pernah tak memiliki pil. Kadang anak saya berkorban sedikit dan membelikan saya sedikit obat. Ketika saya tidak meminum obat, saya tidak bisa tidur karena saya takut."

Untuk mencapai Farmapatria, Norma harus berjalan sekitar 1,5 km ke stasiun metro terdekat. Lereng curam menuruni bukit itu adalah perjalanan berbahaya.

Presiden Venezula Nicolas Maduro. (Foto: Reuters)

Dia berjalan dengan tongkatnya di trotoar yang tidak rata dan berlubang, melewati pedagang kaki lima dan tong sampah. Karena kondisinya, Norma harus berulang kali berhenti untuk istirahat saat melakukan perjalanan pulang.

Dalam perjalanan kereta, ia melewati tiga perhentian. Kereta itu gratis untuk orang seusianya.

"Saya perlu berjalan. Jika saya tinggal di rumah, saya akan sakit dan hanya berbaring di tempat tidur dan saya tidak menginginkannya. Terkadang kaki saya sakit karena belum lama ini saya terjatuh dan pergelangan kaki saya terkilir. Sedikit bengkak, tapi saya tetap berjalan," kata Norma.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya