JAKARTA - Pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) Majelis Ulama Indonesia (MUI) digelar hari ini, Rabu (25/11/2020). Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berharap MUI mengeluarkan fatwa yang menjadi pedoman di masa pandemi Covid-19.
Dalam sambutannya, Anies berharap Munas ke-10 MUI dapat menghasilkan pemimpin baru dan pengurus baru yang mampu melanjutkan dan mengembangkan kepengurusan MUI dengan penuh kekompakan. Dia juga berharap MUI dapat menghasilkan fatwa-fatwa yang dapat menjadi pedoman umat di masa pandemi. Sebab disaat seperti ini, pedoman umat sangat dibutuhkan.
"Disaat pandemi saat ini, kami berharap MUI dapat menjadi tuntunan dalam menghadapi pandemi yang mungkin tidak akan selesai dalam hitungan minggu, bulan tapi hitungan tahun," katanya di Hotel Sultan Jakarta yang disiarkan melalui virtual.
Baca Juga: Wapres Ma'ruf Amin: Ormas Islam Tak Sesuai Prinsip MUI, Silakan Keluar
Dia menilai, pandemi Covid-19 tidak dapat selesai dalam waktu hitungan cepat. Sehingga diperlukan kerja bersama seluruh elemen masyarakat termasuk MUI.
"Besar harapan kami MUI menurunkan tuntunan fatwa-fatwa jadi pengangan. Insyaallah Jakarta menjadi rujukan dalan proses itu," jelasnya.
Munas yang digelar secara offline dan online bertema 'Meluruskan Arah Bangsa dengan Wasathiyatul Islam, Pancasila, serta UUD NKRI 1945 Secara Murni dan Konsekuen'. Pembukaan Munas juga dihadiri sejumlah tokoh di antaranya Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin, Wakil Presiden Ke-10 dan 12 M Jusuf Kalla, Ketua MPR Bambang Soesatyo, Ketua MK Anwar Usman, Ketua MA HM Syarifuddin.
Baca Juga: Munas Ke-10 MUI, Menag Ajak Perkuat Islam Moderat
(Arief Setyadi )