"Ada 5 saksi yang diinterogasi," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono kepada awak media, Jakarta, Sabtu.
Dari lima saksi itu, dikatakan Awi, mereka menyakini ada 10 pelaku yang melakukan perbuatan keji itu sembari membawa senjata api (senpi).
Bahkan, Awi menyebut, para saksi mengatakan tiga orang di antaranya merupakan DPO kelompok MIT.
"5 saksi yang diiterogasi tadi menyatakan bahwa pelaku kurang lebih 10 OTK, 3 orang bawa senpi (laras panjang 1 dan 2 senpi genggam). Saksi setelah diperlihatkan DPO teroris MIT, meyakini identitas 3 orang OTK tersebut adalah teroris kelompok Ali Ahmad alias Ali Kalora," ujar Awi.
(Qur'anul Hidayat)