“Itu keliru. Itu salah. Jadi jangan diikuti dan jangan terprovokasi. Hayya Alal Jihad itu salah,” tandasnya.
Aksi sejumlah pemuda di Majalengka, Jawa Barat yang mengumandangkan adzan sambil menyerukan jihad menjadi viral di media sosial. Video tersebut menjadi kecaman sejumlah pihak. Ketujuhnya telah menyatakan permohonan maaf, baik secara lisan maupun tertulis di atas materai enam ribu. Dan mengakui jika perbuatannya itu telah menimbulkan kegaduhaan di tengah masyarakat.
(Meilila Syavira)
(Fahmi Firdaus )