Akankah Ganjar Keluar dari PDIP jika Tak Direstui Megawati Nyapres?

Tim Okezone, Jurnalis
Sabtu 05 Desember 2020 08:37 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Dok Humas Pemprov Jateng)
Share :

Pertemuan Ganjar dengan AHY, misalnya, hal itu juga bisa dimaknai sebagai upaya Ganjar dalam meningkatkan elektabilitas. "Apalagi AHY kita tahu bagian dari parpol (Demokrat) yang tidak disukai PDIP, lawan politik PDIP, lalu ketemu. Itu sebenarnya menjadi hal yang complicated juga bagi Ganjar. Saya melihat Ganjar ini sedang mem-push elektabilitasnya hingga tinggi sehingga nanti partai manapun yang akan meminang, dia akan ambil, meskipun bukan PDIP. Bahwa nanti menang atau kalah, itu lain persoalan karena ini sifatnya politik, apapun bisa terjadi," tuturnya.

Dikatakan Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini, dalam konteks Ganjar, kalau dia elektabilitasnya tinggi dan PDI Perjuangan ternyata tidak berkenan untuk mengusung karena ada Puan Maharani, bukan hal mustahil jika ada partai lain yang memberikan restu, Ganjar akan mengambilnya dengan berbagai konsekuensi politiknya.

Baca Juga : Pengamat Sebut Ganjar Ikuti Pola Jokowi untuk Maju Pilpres 2024

"Karena ukuran dalam politik itu kan elektabilitas. Jadi kalau elektabilitas Ganjar tinggi, lalu PDIP tidak mencalonkan, lalu dia nganggur tidak dicalonkan buat apa? Itu logika sederhananya. Kalau nggak nyalon, paling ya (dapat jatah) menteri, tapi itu kan pemberian dari ketum partai," tuturnya.

Baca Juga : AHY Temui Ganjar, Warganet: Capres dan Cawapres Cocok sepertinya

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya