JAKARTA - Sejumlah simpatisan Front Pembela Islam (FPI) mendatangi kantor kepolisian untuk meminta ditahan, menggantikan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab. Salah satunya terjadi di Ciamis, Jawa Barat.
Menurut Ketua Presidium Indonesia Police Wacth (IPW), Neta S Pane langkah tersebut hanya mencari sensasi dan lebay atau berlebihan.
“Aksi itu terlalu mengada ada dan mencari sensasi. Mendukung boleh saja tapi meminta kepada polisi untuk ramai ramai menggantikan Rizieq ditahan, itu terlalu lebay,” kata Neta saat dihubungi, Senin (14/12/2020).
Baca juga: Dari Balik Sel, Habib Rizieq Berpesan Jangan Berhenti Berjuang
Dia mengatakan, polisi dapat meminta massa pulang tanpa harus menggunakan kekerasan.